SMP Xaverius 2 Bandar Lampung

SMP Xaverius 2 Bandar Lampung

Manusia Yang Unggul dalam Humanitas, Kecerdasan, Kajujuran, Kedisiplinan, dan Pelayanan

URL Situs Web: http://xav2

Dikutip dari buku Evolusi Pendidikan Bersama Calon Guru Penggerak, Rusly, dkk (2022:269), kriteria pertanyaan pemantik adalah  pertanyaan yang dirancang dapat memicu atau memunculkan potensi setiap siswa dalam proses pembelajaran dan menciptakan siswa berfikir kritis.

29.jpg

KUSUMA, RESPATI PANDU PERDANA (2023), dalam sebuah penelitannya tentang pertanyaan pemantik menyatakan, terdapat perubahan yang signifikan terhadap kemampuan bernalar kritis dan hasil belajar peserta didik.

Dalam merumuskan pertanyaan pemantik kita harus memperhatikan kriteria dari pertanyaan pemantik itu sendiri, yaitu: 

a)  Merupakan pertanyaan terbuka,

b)  Inti dari topik pembelajaran,

c)  Menimbulkan pertanyaan baru pada siswa dan

d)  Membahashal yang konseptual.

Dalam Modul Ajar Kurikulum Merdeka, disebutkan bahwa pertanyaan pemantik merupakan pertanyaan-pertanyaan yang seharusnya dapat dijawab oleh siswa apabila mereka telah selesai memepelajari materi atau topik pembelajaran tertentu.

Dalam ImplementasiKurikulum Merdeka(IKM) di SMP Xaverius 2, semua guru terus belajar menemukan pertanyaan-pertanyaan pemantik yang disertakan dalam Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) sebagai salah satu cara mencapai tujuan pembelajaran.

30.jpg

Manfaat pertanyaan pemantik dalamproses pembelajaran antara lain:

  1. Dapat Merangsang Aktivitas Berpikir Siswa

Ketika seorang guru memberikan pertanyaan pemantik kepada siswanya dapat menciptakan suasana kelas yang kondusif serta menyenangkan. Di mana siswa akan memiliki sikap yang lebih aktif dalam melakukan tindakan dan berpikir.

Selain itu, juga dapat meningkatkan kemampuan siswa untuk berpikir secara kritis.

  1. Dapat Memfasilitasi Komunikasi Siswa

Dengan menggunakan pertanyaan pemantik akan memudahkan dalam mengkomunikasikan berbagai topik penting yang harus dibahas oleh siswa. Ketika siswa menjawab pertanyaan dari guru, maka dapat meningkatkan pemahaman siswa pada topik yang sedang dibahas.

  1. Dapat Menilai Keberhasilan Proses Kegiatan Pembelajaran di Kelas

Ketika guru menerapkan pembelajaran yang ditambahkan dengan pertanyaan pemantik, maka dapat membantu guru untuk mengetahui tingkat pemahaman siswa pada materi yang telah disampaikan. Sehingga guru dapat menilai hasil dari kegiatan belajar di kelas.

Pada dasarnya, kriteria pertanyaan pemantik adalah pertanyaan yang dapat memandu siswa untuk mendapatkan pemahaman mengenai topik atau materi yang disampaikan oleh guru. Melalui pertanyaan tersebut, guru dapat meningkatkan cara berfikir kritis pada setiap siswa.

cover_web_2.png

Salam Unggul Transformatif Dalam Semangat HK3P SMP Xavepa Gemilang

Penulis:  Sisilia Surasi Andriani,S.Si.,M.M

Pada Senin, 2 September 2024, kelas 8C SMP Xaverius 2 Bandarlampung berkesempatan menampilkan keunikan yang dimiliki oleh siswa-siswi dalam program SAI WAWAI (Selalu Ada yang Istimewa Warna Warni). Dalam edisi kali ini, siswa kelas 8C yang diwakili oleh Billyterli Anugrah Daeli dan Katarina Joan Xaviera Aglicia, berhasil membawakan sebuah puisi yang berjudul “Pendidikan Menerangi Kegelapan.”

WhatsApp_Image_2024-09-02_at_17.55.37_1.jpeg

Puisi ini mengajak para pendengar untuk memahami betapa pentingnya peran pendidikan dalam kehidupan manusia. Pendidikan diibaratkan sebagai cahaya yang mampu menerangi kegelapan, membawa seseorang dari kondisi ketidaktahuan menuju pemahaman dan kebijaksanaan. Dalam proses ini, pendidikan menjadi alat yang membebaskan individu dari keterbatasan dan kebodohan, serta membuka jalan menuju kehidupan yang lebih cerah dan penuh makna.

WhatsApp_Image_2024-09-02_at_17.55.36.jpeg

Puisi ini juga menekankan perjalanan hidup manusia, mulai dari masa kanak-kanak yang penuh ketidaktahuan hingga dewasa yang siap menghadapi berbagai tantangan kehidupan. Melalui pendidikan, seseorang dapat bertumbuh dan berkembang menjadi individu yang lebih baik dan siap menghadapi masa depan.

Kelas 8C terdiri dari 30 siswa yang aktif dan kreatif, di bawah bimbingan wali kelas Bapak Hendri Nugroho. Suasana kelas yang kondusif serta semangat belajar yang tinggi membuat setiap kegiatan pembelajaran di kelas 8C berjalan dengan lancar. Kelas ini dikenal sebagai tempat yang mendukung proses belajar-mengajar yang menyenangkan, di mana setiap siswa diberikan ruang untuk mengembangkan potensi dan keunikannya masing-masing. Dukungan dari teman-teman sekelas dan bimbingan yang baik dari wali kelas menjadikan kelas 8C sebagai salah satu kelas yang giat dan harmonis di SMP Xaverius 2.

image.png

Kegiatan seperti pembacaan puisi ini bukan hanya sekadar hiburan, tetapi juga menjadi sarana untuk mengasah kemampuan berbicara di depan umum dan menumbuhkan rasa percaya diri para siswa. Semangat dan kreativitas siswa kelas 8C mencerminkan betapa pentingnya peran pendidikan dalam membentuk karakter dan masa depan generasi muda.

Salam Unggul Transformatif Dalam Semangat HK3P SMP Xavepa Gemilang.

Penulis: Lutgardis

Jumat, 30 Agustus 2024 SMP Xaverius 2 Bandar Lampung menggelar kegiatan penting, yaitu pemilihan ketua serta sekretaris Majelis Perwakilan Kelas (MPK). Kegiatan ini berlangsung dengan antusiasme tinggi dari seluruh warga sekolah. Tema Pemilihan MPK-OSIS Periode 2024-2025 yaitu “Generasi SMP Xavepa yang Unggul, Transformatif, dan Gemilang”

Pada pemilihan kali ini, terdapat lima calon untuk masing-masing posisi ketua dan sekretaris MPK. Para kandidat calon berorasi memaparkan visi dan misi mereka. Setelah itu, pemahaman tentang organisasi sekolah dan penyelesaian masalah yang dikuasai kandidat calon diuji saat sesi tanya jawab. Sesi tanya jawab ini merupakan pertanyaan dari para peserta didik SMP Xaverius 2 Bandar Lampung yang pada hari sebelumnya telah dikumpulkan melalui google formulir

IMG_1182.JPG

Proses pemilihan dilakukan oleh SDM SMP Xaverius 2 Bandar Lampung sebanyak 29 orang dengan penuh semangat dan kebersamaan. Dari hasil pemilihan, terpilihlah Caroline Nicole sebagai Ketua MPK dengan jumlah suara sebanyak 21 orang dan Maria Golda Evelina sebagai Sekretaris MPK dengan perolehan 12 suara.

IMG_1316.JPG

Ibu Sisilia Surasi Andriani, S.Si.,M.M. selaku Kepala SMP Xaverius 2 Bandar Lampung menyampaikan ucapan selamat kepada Nicole dan Evelina. “Kedua pemimpin baru diharapkan dapat membawa perubahan positif dan memimpin organisasi peserta didik di SMP Xaverius 2 Bandar Lampung dengan GEMILANG,” pesan Ibu Sisil. Kegiatan ini dapat menumbuhkan rasa tanggung jawab dan jiwa kepemimpinan di kalangan peserta didik.

Salam Unggul Transformatif dalam Semangat HK3P SMP Xavepa Gemilang

Penulis

Rafaella Kidung Widyarosta

Jumat, 30 Agustus 2024 16:23

Gizi Seimbang? Siapa Takut?

Jumat, 30 Agustus 2024 –

Kegiatan hari ini sangat menyenangkan, karena pada hari ini kami mengadakan kegiatan Jumat Sehat. Kegiatan hari ini dimulai dengan senam bersama dan dilanjutkan dengan Seminar gizi seimbang yang bertemakan "Wujudkan Generasi Unggul Transformatif dengan Gizi Seimbang Remaja Xavepa" telah sukses diselenggarakan pada hari ini. Kegiatan ini diadakan di SMP Xaverius 2 Bandar Lampung dengan menghadirkan narasumber yang kompeten di bidangnya, yaitu Tasya Aulia, A.Md.Gz., seorang ahli gizi yang telah berpengalaman dalam memberikan edukasi mengenai pentingnya gizi seimbang bagi remaja.

IMG_0069.JPG

Seminar ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran para siswa tentang pentingnya gizi seimbang dalam membentuk generasi unggul yang mampu berkontribusi secara positif dan transformatif dalam masyarakat. Ibu Tasya Aulia menjelaskan secara rinci bagaimana pola makan yang baik dan seimbang dapat memengaruhi perkembangan fisik, mental, dan akademik remaja.

Dalam paparannya, Ibu Tasya menekankan bahwa masa remaja adalah periode kritis dalam pertumbuhan dan perkembangan manusia. Gizi yang seimbang sangat berpengaruh untuk para remaja untuk mendukung fungsi tubuh yang optimal, termasuk otak dan kesehatan mental. Sarapan menjadi suatu hal yang penting dalam gizi seimbang, karena berbagai alasan penting yang berdampak langsung pada kesehatan dan performa harian seseorang terutama remaja, seperti sebagai sumber energi untuk memulai hari, menjaga berat ideal, meningkatkan metabolisme dan lain-lain.

Acara ini diikuti oleh seluruh peserta didik dan guru yang sangat antusias mengikuti seminar. Para peserta aktif dalam kegiatan dan mengajukan pertanyaan dan mendapatkan jawaban langsung dari narasumber. Pertanyaan seputar kebiasaan makan yang sehat, pengaruh junk food, serta tips untuk mengatur pola makan sehari-hari menjadi topik utama dalam sesi tanya jawab.

IMG_0407.JPG

Selain itu, Ibu Tasya juga memberikan panduan praktis tentang bagaimana cara menyusun menu makanan sehari-hari yang sehat, mudah, dan terjangkau bagi para remaja. Dengan demikian, diharapkan para peserta didik dapat langsung menerapkan pengetahuan yang diperoleh dalam kehidupan sehari-hari mereka.

Sebagai penutup acara, Ibu Tasya juga membagikan tablet darah kepada para peserta wanita, sebagai langkah konkret untuk mencegah anemia yang sering kali dialami oleh remaja putri. Tablet darah ini diberikan untuk meningkatkan kadar hemoglobin dan menjaga kesehatan tubuh para peserta.

Dengan berakhirnya kegiatan ini, diharapkan para peserta, khususnya para remaja, dapat lebih memahami pentingnya gizi seimbang dalam kehidupan sehari-hari dan menerapkannya untuk menjadi generasi yang unggul dan transformatif. Acara ini juga diharapkan menjadi awal dari kegiatan-kegiatan edukatif lainnya yang dapat mendukung kesehatan jiwa raga, sehingga SMP Xaverius 2 semakin Unggul dan Transformatif menuju SMP Xaverius 2 Gemilang.

IMG_0095.JPG

 Penulis: Clementin Michele Heneva & Vincen Simatupang

Peraturan Mendikbudristek No.12 Tahun 2024 tentang Kurikulum Merdeka menetapkan bahwa Kurikulum Merdeka ini bertujuan untuk mewujudkan pembelajaran yang bermakna dan efektif, dengan fokus pada materi esensial yang paling diperlukan untuk mengembangkan kompetensi dan karakter peserta didik. Kurikulum Merdeka juga memberikan fleksibilitas dan cakupan materi yang lebih ramping, sehingga guru dapat menggunakan metode pembelajaran yang beragam. 

Karakteristik utama dari kurikulum ini yang mendukung pemulihan pembelajaran adalah:

  • Pembelajaran berbasis projek untuk pengembangansoft skills dan karakter sesuai profil pelajar Pancasila.
  • Fokus pada materi esensial sehingga ada waktu cukup untuk pembelajaran yang mendalam bagi kompetensi dasar seperti literasi dan numerasi.
  • Fleksibilitas bagi guru untuk melakukan pembelajaran yang terdiferensiasi sesuai dengan kemampuan peserta didik dan melakukan penyesuaian dengan konteks dan muatan lokal.

26.png

SMP Xaverius 2 Bandar Lampung terus bergerak bersama seluruh SDM dan peserta didik untuk  mewujudkan pembelajaran yang bermakna.  Dari awal merancang  modul ajar semua guru terus belajar menemukan hal-hal kontekstual dalam Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP).

Pembelajaran kontekstual (Contextual Teaching Learning, CTL)  membantu guru mengaitkan materi yang diajarkan dengan situasi dunia nyata siswa sehingga  mendorong siswa untuk membuat hubungan antara pengetahuan yang mereka miliki dengan penerapannya dalam kehidupan sehari-hari.

27.jpg

Pembelajaran menjadi kondusif,aktif,interaktif dan antusias.  Semua peserta didik terdorong untuk menemukan solusi atas kasus atau tantangan yang dimunculkan guru sebagai salah satu strategi mencapai tujuan pembelajaran .  Terus bergerak bersama untuk pembelajaran bermakna dalam kemerdekaan belajar.

Salam Unggul Transformatif Dalam Semangat HK3P  SMP Xavepa Gemilang

Penulis  :  Sisilia Surasi Andriani,S.Si.,M.M

Coaching dalam bahasa indonesia berarti pembinaan atau pelatihan. Pengertian teknik coaching sendiri dari segi bahasa menurut Dewan Bahasa dan Pustaka ialah tunjuk ajar, latih (Hashim & Nor, 2019). Sedangkan menurut istilah, coaching bertujuan untuk membantu seseorang mengeluarkan potensi dirinya dalam memajukan diri dan membuat perubahan yang postitif baik dalam pemikiran maupun tindakan. Coaching ini dapat dilaksanakan dalam jangka waktu dan keadaan tertentu seperti menumbuhkan kompetensi, dalam meningkatkan kemajuan prestasi dan pengetahuan.

20.png

Kali ini  metode coaching untukguru di SMP Xaverius 2 Bandar Lampung, menjadi salah satu metode yang efektif dalam bidang pendidikan yang berpusat pada murid. Melalui metode coaching, guru dapat dibantu untuk refleksi evaluasi kemajuan proses pembelajaran secara teratur.

Coaching juga dapat membantu guru mengembangkan kemampuan komunikasi, kolaborasi, kreatifitas dan membangunkan kemampuan berpikir kritis para murid. Selain itu, coaching dapat digunakan untuk membantu guru meningkatkan kompetensinya, mengembangkan praktik pembelajaran yang lebih efektif, dan mencapai tujuan pembelajaran. 

21.jpg

Salah satu model coaching yangt digunakan  adalah TIRTA, yang merupakan singkatan dari Tujuan, Identifikasi, Rencana aksi, dan TAnggung jawab. Dengan metode ini dalam kondisiyang nyaman guru mampu secara instrinsik menemukan strategi-strategi baruyang lebih efektif untuk peningkatan Kompetensi diri.

Dengan metode coaching guru dapat membuat rencana pelaksanaan pembelajaran dengan media yang bervariatif, metode dan strategi yang dapat membuat pembelajaran menjadi lebih efektif. Merode ini diharapkan juga menjadi salah satu Langkah yang dilakuykan guru kepada murid dalam mencari solusi untuk tercapainya tujuan pembelajaran.  Terus tergerak,bergerak dan menggerakkan komunitas untuk merdeka belajar mencapai Visi Mewujudkan Peserta Didik Unggul Transformatif Secara Berkesinabungan.

22.jpg

Salam Unggul Trnasformatif dalam semangat HK3P SMP Xavepa Gemilang

Penulis :  Sisilia Surasi Andriani,S.Si.,M.M

Secara umum tujuan observasi kelas adalah untuk mendapatkan data tentang segala sesuatu yang terjadi dalam proses belajar-mengajar, yang selanjutnya berdasarkan data yang diperoleh itu akan dijadikan sebagai dasar dalam upaya pembinaan dan pengembangan terhadap kemampuan profesional guru. Observasi kelas dapat membantu memastikan bahwa standar pembelajaran telah tercapai dengan baik, dan bahwa guru telah menerapkan kurikulum dengan benar.

17.jpg

Observasi kelas di SMP Xaverius 2 dilakukan oleh Kepala Satuan Pendidikan dengan jadwal yang dipilih secara mandiri oleh masing-masing guru mapel, sebagai langkah awal dalam pengelolaan kinerja di PMM,sebelum tindak lanjut.   Pada observasi kelas ini guru akan mengajar  seperti biasa debngan menggunakan RPP/Modul yang telah diunggah dalam Pengelolaan Kinerja PMM pada tahap persiapan.  Kepala Sekolah akan melakukan observasi kelas dengan mengamati seluruh target perilaku yang dianjurkan pada setiap fokus observasi.

18.jpg

Dari proses observasi akan terwujud kebiasaan melakukan kesepakatan awal dalam pembelajaran,Assesmen awal untuk pembelajaran yang berdeferensiasi, pemenuhan kebutuhan sosial emosional peserta didik dan  refleksi sebagai sarana bagi guru menemukan cara-cara baru yang efektif untuk lebih maksimal dalam pemenuhan kebutuhan semua peserta didik.  Dari observasi diperoleh informasi yang objektif dan sistematik bagi guru dan Kepala Sekolah .

Bersama Kepala Sekolah dan teman sejawat guru berkolaborasi dalam menemukan strategi-strategi baru dalam peningkatan kualitas pembelajaran.  Hasil refleksi dalam proses observasi menjadi dasar guru menentukan tindak lanjut secara intrisik untuk pengembangan kompetensi diri dan terus belajar sepanjang hayat.  Terus tergerak bergerak dan menggerakkan komunitas untuk peningkatan pemenuhan kebutuhan semua peserta didik dalam merdeka belajar.

Salam Unggul Transformatif Dalam Semangat HK3P SMP Xaverius Gemilang

Penulis :  Sisilia Surasi Andriani,S.Si.,M.M

Seperti edisi SAI WAWAI Xaverius 2 Bandar Lampung sebelumnya,pada Senin genap sekolah mengadakan upacara bendera yang didalamnya ada edukasi dari salah seorang Fasilitator Cilik sekolah.  SAI WAWAI (Selalu  Ada Yang Istimewa Warna Warni ) SMP Xaverius 2 kali ini oleh Joselyn Vivian Kurniawan kelas 9D sebagai salah satu duta Literasi sekolah.

Yang disampaikan Jocelyn dalam berbagi praktik baik hari ini tentang pemanfaatan media sosial.  Berawal dari literasi dengan membaca Buku: Thirteen Reasons Why yang ditulis oleh Pengarang: Jay Asher. Buku ini Menceritakan kisah Hannah Baker, seorang remaja yang bunuh diri setelah mengalami bullying dari teman-temannya. Buku ini menyoroti bagaimana tindakan dan kelalaian individu dapat mempengaruhi kesehatan mental seseorang. Buku ini juga memberikan wawasan tentang efek negatif dari bullying di media sosial dan pentingnya dukungan sosial. Jocelyn membagikan kepada seluruh warga sekolah pentingnya kita semua untuk memanfaatkan media sosial untuk hal-hal positif yang mengisiprasi semua orang yang melihat atau membaca untuk melakukan hal-hal baik yang meningkatkan kualitas hidup.

IMG_9812.jpg

Ada banyak hal baik yang bisa kita lakukan dengan media sosial yang kita miliki,misalnya ajakan antibullying , ajakan anti judi online dan anti pornograf.  Mari penuhi media sosial kita dengan postingan-postingan yang bermanfaat,ajakan-ajakan untuk praktik-praktik baik,sehingga dengan media sosial kita semakin banyak orang terinspirasi untuk terus berbuat baik.  Jocelyn  mengakhiri berbagi inspirasi baiknya dalam program transformasi litearasi di SMPXaverius 2 Bandar Lampung, dengan pantun

Pergi ke pasar membeli gasing
Pulangnya mampir ke taman
Mari bersama kita cegah bullying
Agar lingkungan SMP Xaverius 2 tetap aman dan nyaman

Terus bagikan praktik-praktik baik untuk semua menjadi lebih baik setiap hari. Salam literasi untuk kita semua.

Salam Unggul Transformatif Dalam Semangat KH3P SMP Xaverius 2 Gemilang (Genggam Masa Depan Cemerlang)

15.jpg

Penulis:  Sisilia Surasi Andriani,S.Si.,M.M