(0 pemilihan)

Meneropong Wajah SMP Xaverius 2 di Mata Masyarakat Pilihan

Di tengah masyarakat, SMP Xaverius 2 dikenal sebagai sekolah yang berhasil membentuk karakter murid yang ramah dan santun. Hal ini terlihat dari keseharian murid ketika berinteraksi dengan warga sekitar, guru, hingga tamu sekolah. Sapaan, senyum, serta sikap menghargai yang ditunjukkan murid menjadi ciri khas yang membuat orang tua dan masyarakat merasa tenang menitipkan putra-putrinya di sekolah ini. Citra ini tidak terbentuk dalam sehari, melainkan melalui pembiasaan nilai-nilai Katolik yang menekankan kasih, hormat, dan kepedulian terhadap sesama yang dijunjung tinggi pihak sekolah.

Hal ini menjadi topik perbincangan dalam penyelenggaraan Workshop “Peningkatan Kompetensi Guru untuk Membangun Kerja Sama dengan Orang Tua Murid dan Masyarakat Implementasi Pembelajaran Mendalam” yang diadakan SMP Xaverius 2 dengan pihak masyarakat hari Rabu, 17 Juni 2026. Workshop yang bertema “Kolaborasi Sekolah dengan Masyarakat Sekitar dalam Peningkatan Kualitas Satuan Pendidikan di SMP Xaverius 2 Bandar Lampung” ini menghadirkan Bapak Endang Kusniharto selaku Ketua RT 08 Lingkungan II Rawa Laut, Bapak Herman dan Bapak Soegijanto yang merupakan pedagang di sekitar sekolah. Workshop ini dilaksanakan sebagai jembatan komunikasi antara pihak sekolah dengan masyarakat dalam mewujudkan pendidikan yang berkualitas. 

Nilai-nilai positif, misalnya kedisiplinan, menjadi nilai yang kuat melekat pada murid SMP Xaverius 2. Masyarakat, menurut pandangan Bapak Endang Kusniharto, menilai murid-siswi sekolah ini mampu menjaga tata tertib tidak hanya saat berada di lingkungan sekolah, tetapi juga ketika berada di ruang publik maupun kegiatan sosial. Warga sekitar mengenal mereka sebagai anak yang tidak nongkrong tanpa tujuan. Disiplin ini menjadi bukti bahwa pendidikan karakter di sekolah berhasil ditanamkan sampai ke kehidupan nyata.

Kepercayaan masyarakat terhadap SMP Xaverius 2 juga tumbuh dari rekam jejak lulusannya yang mampu bersaing di jenjang pendidikan selanjutnya. Menurut narasumber, ada banyak alumni yang diterima di SMA favorit, sekolah kedinasan, maupun meraih prestasi akademik dan nonakademik di tingkat kota, provinsi, nasional, hingga internasional. Oleh karena itu, sekolah ini dipandang sebagai tempat yang tidak hanya fokus pada nilai, tetapi juga mengasah potensi, kemandirian, dan daya juang murid. Bagi orang tua, menyekolahkan anak di Xaverius 2 berarti memberi peluang lebih besar untuk masa depan yang unggul.

Hubungan guru dan murid di SMP Xaverius 2 menjadi salah satu faktor utama yang membentuk citra positif sekolah. Hal ini sejalan dengan apa yang disampaikan oleh narasumber, yaitu Bapak Soegijanto bahwa selama beliau berdagang di lingkungan sekolah, beliau tidak pernah mendengar ada murid SMP Xaverius 2 yang membicarakan hal negatif tentang guru maupun sekolah. Di mata murid, guru-guru dikenal sebagai sosok yang tegas, tetapi penuh perhatian, profesional dalam mengajar, sekaligus dekat secara personal. Murid merasa didengar, dibimbing, dan dihargai sehingga tercipta suasana belajar yang aman dan menyenangkan. Citra guru yang baik ini kemudian menyebar ke masyarakat melalui cerita murid dan orang tua sehingga memperkuat kepercayaan bahwa sekolah ini memiliki tenaga pendidik yang berkompeten dan berhati pendidik.

Citra positif SMP Xaverius 2 tidak membuat sekolah berhenti berbenah. Masyarakat melihat komitmen sekolah untuk terus meningkatkan mutu melalui inovasi pembelajaran, penguatan karakter, dan keterbukaan komunikasi dengan orang tua. Program seperti pertemuan rutin, pelatihan, serta kegiatan yang melibatkan warga sekitar menunjukkan bahwa sekolah memposisikan diri sebagai mitra masyarakat dalam mendidik generasi muda. Upaya berkelanjutan ini membuat masyarakat semakin percaya bahwa Xaverius 2 adalah sekolah yang adaptif, peduli, dan siap menjawab tantangan zaman tanpa meninggalkan nilai-nilai dasar pendidikan. Citra SMP Xaverius 2 Bandar Lampung di mata masyarakat.

Di lingkungan sekitar, menurut Bapak Herman, nama SMP Xaverius 2 identik dengan murid yang ramah dan santun. Masyarakat sering menyaksikan murid menyapa warga dengan senyum, menolong sesama tanpa diminta, serta mengucapkan terima kasih dan permisi dalam setiap interaksi. Sikap sopan santun ini bukan hanya berlaku di sekolah, tapi sudah menjadi kebiasaan sehari-hari. Citra positif ini membuat orang tua di Bandar Lampung merasa tenang menitipkan anaknya, karena nilai karakter diajarkan dan dipraktikkan secara konsisten.

Di mata masyarakat, SMP Xaverius 2 sebagai sekolah yang selalu berefleksi dan mengevaluasi diri. Melalui komunikasi terbuka dengan orang tua, keterlibatan komite sekolah, dan kerja sama dengan lingkungan sekitar, sekolah terus berbenah. Program peningkatan mutu, kegiatan sosial, dan keterbukaan terhadap masukan warga membuat sekolah ini dipandang sebagai mitra, bukan hanya lembaga pendidikan. Upaya berkelanjutan ini menegaskan bahwa Xaverius 2 berkomitmen tumbuh bersama sehingga kepercayaan masyarakat pun semakin kuat dari tahun ke tahun.

Disusun oleh kelompok 5:

  • Fransiska Pangestuti, S.Pd.
  • Denta Pramana Putra, S.Pd.
  • Christina Natalia Setyawati, S.Pd.
  • Vincen Simatupang, S.Si.
Baca 12 kali
SMP Xaverius 2 Bandar Lampung

Manusia Yang Unggul dalam Humanitas, Kecerdasan, Kajujuran, Kedisiplinan, dan Pelayanan

xav2