SMP Xaverius 2 Bandar Lampung

SMP Xaverius 2 Bandar Lampung

Manusia Yang Unggul dalam Humanitas, Kecerdasan, Kajujuran, Kedisiplinan, dan Pelayanan

URL Situs Web: http://xav2

Pada hari ini, Selasa, 7 Juli 2026, bertepatan dengan tanggal yang istimewa, SMP Xaverius 2 Bandar Lampung mengikuti seminar yang diselenggarakan oleh Yayasan Xaverius Tanjungkarang bekerja sama dengan BINUS dengan tema "Menjadi Guru Profesional yang Menginspirasi, Berintegritas, Berkarakter untuk Pendidikan Bermutu."

Pada kesempatan ini, panitia menghadirkan pembicara yang penuh energi dan sangat kompeten di bidangnya, yaitu Dr. Olifia Rombat, S.Sos., S.Pd., M.Pd.

Di tengah perubahan zaman yang sangat cepat, peran guru tidak dapat digantikan. Meskipun saat ini telah banyak teknologi yang mampu mempercepat berbagai pekerjaan, peran guru tetap tidak dapat digantikan oleh teknologi apa pun.

Menurut Dr. Olifia Rombat, guru dibangun oleh tiga modal utama, yaitu:

  1. Guru yang menginspirasi.
  2. Guru yang berintegritas.
  3. Guru yang berkontribusi pada pendidikan bermutu.

Untuk menjadi guru profesional diperlukan tiga modal utama, yaitu:

  1. Human Capital (HC), yaitu nilai, pengetahuan, keterampilan, pengalaman, dan kemampuan mengajar yang baik. Guru yang berkualitas akan melahirkan murid yang berkualitas, yang pada akhirnya akan menghasilkan sumber daya manusia berkualitas dan mampu memberikan kontribusi positif bagi negara maupun institusi.
  2. Social Capital, yaitu kemampuan guru dalam membangun hubungan sosial, berkolaborasi, saling belajar dengan generasi yang lebih muda, serta berbagi praktik baik.
  3. Decision Capital, yaitu kemampuan mengambil keputusan profesional berdasarkan pengalaman, bukti, pertimbangan etis, dan refleksi. Pada poin ini, apabila kita menghadapi situasi yang dapat dikategorikan sulit, terdapat beberapa hal yang harus dijadikan dasar, yaitu:
    a. Jangan menurunkan standar penilaian.
    b. Rooming.
    c. Menilai proses pembelajaran.

Human Capital, Social Capital, dan Decision Capital merupakan bagian dari pengembangan aset atau modal profesional dalam meningkatkan kualitas guru secara individu, memperkuat kerja sama antarguru, serta meningkatkan kebijaksanaan guru dalam mengambil keputusan demi keberhasilan murid.

Materi selanjutnya yang disampaikan oleh Dr. Olifia Rombat adalah Etika dan Komunikasi, yaitu bagaimana membangun kepercayaan melalui relasi yang bermakna. Pada sesi ini, peserta diajak merefleksikan sejauh mana guru telah memfasilitasi murid untuk didengarkan. Selain itu, peserta juga diajak memaknai pentingnya komunikasi yang baik. Dr. Olifia Rombat menyampaikan bahwa guru diharapkan mampu mendengar, memahami, menghargai, dan membangun relasi dengan murid. Dengan relasi yang baik, kepercayaan akan tumbuh dan semakin kuat.

Materi kemudian dilanjutkan dengan pembahasan mengenai Budaya Kerja Kolaboratif sebagai budaya yang saling mendukung untuk tumbuh dan berkembang bersama.

Sebagai penutup, disampaikan bahwa setiap guru harus memahami arah sekolah, mampu menyelaraskan pembelajaran, berinisiatif, menggunakan data sebagai dasar pengambilan keputusan, melakukan perbaikan secara berkelanjutan, serta menjadi agen perubahan. Hal tersebut penting karena sekolah merupakan komunitas yang memiliki panggilan untuk melayani. Bersama, kita terus bertumbuh menjadi guru yang semakin profesional, menginspirasi, berintegritas, dan berkarakter dalam mewujudkan pendidikan yang bermutu.

Salam Unggul, Transformatif, Berkarakter, Kolaboratif dalam Kemandirian.

Penulis: E. Okti Herawati
Editor: Sisilia Surasi Andriani

Di tengah masyarakat, SMP Xaverius 2 dikenal sebagai sekolah yang berhasil membentuk karakter murid yang ramah dan santun. Hal ini terlihat dari keseharian murid ketika berinteraksi dengan warga sekitar, guru, hingga tamu sekolah. Sapaan, senyum, serta sikap menghargai yang ditunjukkan murid menjadi ciri khas yang membuat orang tua dan masyarakat merasa tenang menitipkan putra-putrinya di sekolah ini. Citra ini tidak terbentuk dalam sehari, melainkan melalui pembiasaan nilai-nilai Katolik yang menekankan kasih, hormat, dan kepedulian terhadap sesama yang dijunjung tinggi pihak sekolah.

Hal ini menjadi topik perbincangan dalam penyelenggaraan Workshop “Peningkatan Kompetensi Guru untuk Membangun Kerja Sama dengan Orang Tua Murid dan Masyarakat Implementasi Pembelajaran Mendalam” yang diadakan SMP Xaverius 2 dengan pihak masyarakat hari Rabu, 17 Juni 2026. Workshop yang bertema “Kolaborasi Sekolah dengan Masyarakat Sekitar dalam Peningkatan Kualitas Satuan Pendidikan di SMP Xaverius 2 Bandar Lampung” ini menghadirkan Bapak Endang Kusniharto selaku Ketua RT 08 Lingkungan II Rawa Laut, Bapak Herman dan Bapak Soegijanto yang merupakan pedagang di sekitar sekolah. Workshop ini dilaksanakan sebagai jembatan komunikasi antara pihak sekolah dengan masyarakat dalam mewujudkan pendidikan yang berkualitas. 

Nilai-nilai positif, misalnya kedisiplinan, menjadi nilai yang kuat melekat pada murid SMP Xaverius 2. Masyarakat, menurut pandangan Bapak Endang Kusniharto, menilai murid-siswi sekolah ini mampu menjaga tata tertib tidak hanya saat berada di lingkungan sekolah, tetapi juga ketika berada di ruang publik maupun kegiatan sosial. Warga sekitar mengenal mereka sebagai anak yang tidak nongkrong tanpa tujuan. Disiplin ini menjadi bukti bahwa pendidikan karakter di sekolah berhasil ditanamkan sampai ke kehidupan nyata.

Kepercayaan masyarakat terhadap SMP Xaverius 2 juga tumbuh dari rekam jejak lulusannya yang mampu bersaing di jenjang pendidikan selanjutnya. Menurut narasumber, ada banyak alumni yang diterima di SMA favorit, sekolah kedinasan, maupun meraih prestasi akademik dan nonakademik di tingkat kota, provinsi, nasional, hingga internasional. Oleh karena itu, sekolah ini dipandang sebagai tempat yang tidak hanya fokus pada nilai, tetapi juga mengasah potensi, kemandirian, dan daya juang murid. Bagi orang tua, menyekolahkan anak di Xaverius 2 berarti memberi peluang lebih besar untuk masa depan yang unggul.

Hubungan guru dan murid di SMP Xaverius 2 menjadi salah satu faktor utama yang membentuk citra positif sekolah. Hal ini sejalan dengan apa yang disampaikan oleh narasumber, yaitu Bapak Soegijanto bahwa selama beliau berdagang di lingkungan sekolah, beliau tidak pernah mendengar ada murid SMP Xaverius 2 yang membicarakan hal negatif tentang guru maupun sekolah. Di mata murid, guru-guru dikenal sebagai sosok yang tegas, tetapi penuh perhatian, profesional dalam mengajar, sekaligus dekat secara personal. Murid merasa didengar, dibimbing, dan dihargai sehingga tercipta suasana belajar yang aman dan menyenangkan. Citra guru yang baik ini kemudian menyebar ke masyarakat melalui cerita murid dan orang tua sehingga memperkuat kepercayaan bahwa sekolah ini memiliki tenaga pendidik yang berkompeten dan berhati pendidik.

Citra positif SMP Xaverius 2 tidak membuat sekolah berhenti berbenah. Masyarakat melihat komitmen sekolah untuk terus meningkatkan mutu melalui inovasi pembelajaran, penguatan karakter, dan keterbukaan komunikasi dengan orang tua. Program seperti pertemuan rutin, pelatihan, serta kegiatan yang melibatkan warga sekitar menunjukkan bahwa sekolah memposisikan diri sebagai mitra masyarakat dalam mendidik generasi muda. Upaya berkelanjutan ini membuat masyarakat semakin percaya bahwa Xaverius 2 adalah sekolah yang adaptif, peduli, dan siap menjawab tantangan zaman tanpa meninggalkan nilai-nilai dasar pendidikan. Citra SMP Xaverius 2 Bandar Lampung di mata masyarakat.

Di lingkungan sekitar, menurut Bapak Herman, nama SMP Xaverius 2 identik dengan murid yang ramah dan santun. Masyarakat sering menyaksikan murid menyapa warga dengan senyum, menolong sesama tanpa diminta, serta mengucapkan terima kasih dan permisi dalam setiap interaksi. Sikap sopan santun ini bukan hanya berlaku di sekolah, tapi sudah menjadi kebiasaan sehari-hari. Citra positif ini membuat orang tua di Bandar Lampung merasa tenang menitipkan anaknya, karena nilai karakter diajarkan dan dipraktikkan secara konsisten.

Di mata masyarakat, SMP Xaverius 2 sebagai sekolah yang selalu berefleksi dan mengevaluasi diri. Melalui komunikasi terbuka dengan orang tua, keterlibatan komite sekolah, dan kerja sama dengan lingkungan sekitar, sekolah terus berbenah. Program peningkatan mutu, kegiatan sosial, dan keterbukaan terhadap masukan warga membuat sekolah ini dipandang sebagai mitra, bukan hanya lembaga pendidikan. Upaya berkelanjutan ini menegaskan bahwa Xaverius 2 berkomitmen tumbuh bersama sehingga kepercayaan masyarakat pun semakin kuat dari tahun ke tahun.

Disusun oleh kelompok 5:

  • Fransiska Pangestuti, S.Pd.
  • Denta Pramana Putra, S.Pd.
  • Christina Natalia Setyawati, S.Pd.
  • Vincen Simatupang, S.Si.

Keberhasilan pendidikan di satuan pendidikan tidak hanya ditentukan oleh program pembelajaran di sekolah, melainkan juga oleh berbagai pihak yang turut berperan dalam mewujudkan keberhasilan tersebut.

Dalam upaya meningkatkan kompetensi guru, SMP Xaverius 2 Bandar Lampung menyelenggarakan workshop kolaborasi dengan mengundang tokoh masyarakat sebagai narasumber, yaitu Drs. Endang Kusniharto, M.M. selaku Ketua RT 08, Bapak Herman selaku Ketua Limas, dan Bapak Soegiyanto selaku pedagang yang berada di sekitar SMP Xaverius 2 Bandar Lampung.

Kegiatan tersebut bertujuan membangun kerja sama antara sekolah, masyarakat, dan lingkungan sekitar. Diharapkan melalui kolaborasi ini terjalin sinergi dalam berbagai kegiatan yang mendukung peningkatan kualitas pendidikan. Seperti yang disampaikan oleh Bapak Drs. Endang Kusniharto, M.M. selaku Ketua RT 08, Lingkungan 2, Kelurahan Rawa Laut, prioritas utama dalam pendidikan adalah adab karena adab menjadi dasar dari seluruh tujuan pendidikan. Selain itu, diperlukan keselarasan dalam pendidikan murid yang diberikan oleh keluarga, sekolah, dan lingkungan sekitar.

Melalui kolaborasi tersebut, diharapkan SMP Xaverius 2 Bandar Lampung mampu menghasilkan generasi yang unggul, transformatif, berkarakter, kolaboratif, dan mandiri sebagaimana tertuang dalam visi sekolah.

Salam Xavepa Gemilang

Penulis Kelompok 4

  • Andrianus Bedut, S.Pd.
  • Dra. Theodora Ratih
  • Martina Harsih, S.Pd.

Perkembangan sekolah sangat dipengaruhi oleh lingkungan sekitar, termasuk di dalamnya masyarakat dan berbagai bentuk komunitas yang ada di sekitarnya. Dalam hal ini, SMP Xaverius 2 Bandar Lampung bekerja sama dengan warga sekitar untuk meningkatkan kolaborasi demi kemajuan sekolah. Berbagi pengalaman dengan warga sekitar sekolah merupakan salah satu sumber informasi yang berharga bagi sekolah, antara lain untuk memperoleh pandangan nyata mengenai keberadaan sekolah, interaksi dengan warga sekolah, serta aktivitas sekolah yang berkaitan dengan masyarakat sekitar.

Sekolah dan masyarakat memiliki tujuan yang sama, yaitu membentuk generasi yang berkarakter, berpengetahuan, dan memiliki keterampilan yang sesuai dengan perkembangan zaman. Masyarakat dapat menjadi sumber dukungan moral, material, maupun intelektual bagi sekolah. Sebaliknya, sekolah dapat menjadi pusat pembelajaran sekaligus pemberdayaan masyarakat.

Kolaborasi yang baik akan memberikan berbagai manfaat, antara lain:

  1. Meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap sekolah.
  2. Mendukung pengembangan karakter peserta didik.
  3. Memperkaya pengalaman belajar melalui keterlibatan berbagai pihak.
  4. Membantu penyediaan sarana dan prasarana pendidikan.
  5. Meningkatkan kepedulian masyarakat terhadap pendidikan.

Berdasarkan hasil sharing yang disampaikan oleh narasumber, dapat dipetik pengalaman bahwa kehadiran SMP Xaverius 2 Bandar Lampung memberikan dampak positif bagi lingkungan sekitar. Sebaliknya, warga sekitar turut memberikan dukungan berupa keamanan dan kenyamanan yang sangat bermanfaat bagi keberlangsungan kegiatan sekolah. Salah satu pernyataan penting yang disampaikan oleh Ketua RT 08, Kelurahan Rawa Laut, Drs. Endang Kusniharto, M.M., adalah bahwa akhlak lebih utama daripada nilai. Pernyataan tersebut sejalan dengan semangat pendidikan di SMP Xaverius 2 Bandar Lampung yang mengutamakan pengembangan karakter melalui nilai-nilai HK3P (Humanis, Cerdas, Jujur, Disiplin, dan Melayani).

KELOMPOK 3

  • Martha Andriastuti, S.Pd.
  • Yohana Susiati, S.Pd.
  • Agustinus Yulianto, S.Pd.
  • Alexandro Bomasati, M.Pd.

Pendidikan merupakan fondasi utama dalam membentuk generasi yang cerdas, berkarakter, dan mampu menghadapi tantangan zaman. Sebagai salah satu lembaga pendidikan yang telah lama hadir dan dipercaya masyarakat, SMP Xaverius 2 Bandar Lampung memiliki peran penting dalam mencetak peserta didik yang unggul, tidak hanya dalam bidang akademik, tetapi juga dalam pembentukan karakter dan nilai-nilai kehidupan.

Dalam upaya meningkatkan kualitas pendidikan, SMP Xaverius 2 Bandar Lampung menggandeng masyarakat sekitar sebagai mitra sekolah melalui workshop bertema "Kolaborasi Sekolah dengan Masyarakat Sekitar dalam Peningkatan Kualitas Satuan Pendidikan di SMP Xaverius 2 Bandar Lampung." Pada workshop kali ini, perwakilan masyarakat yang diundang sebagai narasumber antara lain Drs. Endang Kusniharto, M.M. selaku Ketua RT 08, Lingkungan 2, Rawa Laut; Bapak Soegijanto; dan Bapak Herman selaku pedagang di sekitar sekolah. Kegiatan ini menjadi sarana dialog yang konstruktif untuk mendengarkan berbagai masukan, harapan, dan aspirasi masyarakat terhadap perkembangan sekolah di masa mendatang.

Selama berlangsungnya diskusi yang penuh keterbukaan, para narasumber menyampaikan apresiasi atas peran SMP Xaverius 2 Bandar Lampung yang terus menjadi bagian penting dalam mencerdaskan kehidupan generasi muda. Di sisi lain, masyarakat juga berharap sekolah terus meningkatkan kompetensi tenaga pendidik melalui pengembangan profesi serta pembentukan karakter murid secara berkelanjutan. Masyarakat berharap lulusan SMP Xaverius 2 Bandar Lampung memiliki sikap disiplin, sopan santun, tanggung jawab, kejujuran, serta kepedulian terhadap sesama dan lingkungan. Dengan demikian, kualitas lulusan yang dihasilkan akan semakin baik dan mampu bersaing di jenjang pendidikan yang lebih tinggi.

Selain itu, masyarakat menginginkan agar sekolah semakin aktif membangun komunikasi dan kerja sama dengan orang tua serta lingkungan sekitar. Kolaborasi yang baik diyakini mampu menciptakan suasana pendidikan yang mendukung tumbuh kembang peserta didik secara optimal, baik di sekolah maupun di rumah. Dengan terjalinnya hubungan yang harmonis dan berkelanjutan antara sekolah, orang tua, dan masyarakat, SMP Xaverius 2 Bandar Lampung diharapkan mampu mewujudkan ekosistem pendidikan yang inklusif, berkualitas, dan berorientasi pada pengembangan potensi peserta didik secara utuh, baik dari aspek intelektual, karakter, maupun keterampilan hidup. Pada akhirnya, sinergi yang kuat antara sekolah, keluarga, dan masyarakat akan menjadi fondasi penting dalam mencetak generasi yang cerdas, berkarakter, berintegritas, serta siap menghadapi tantangan dan perubahan di masa depan.

Masyarakat juga berharap sekolah terus mengembangkan berbagai program yang mampu menggali potensi dan bakat peserta didik di bidang akademik maupun nonakademik. Kegiatan literasi, seni, olahraga, kepemimpinan, dan pelayanan sosial dinilai penting untuk membentuk generasi yang kreatif, mandiri, dan berdaya saing. Dalam menghadapi perkembangan zaman, masyarakat berharap SMP Xaverius 2 Bandar Lampung mampu mempersiapkan peserta didik dengan keterampilan abad ke-21, seperti kemampuan berpikir kritis, berkomunikasi, berkolaborasi, berkreativitas, serta memanfaatkan teknologi secara bijak dan bertanggung jawab.

Melalui workshop ini, masyarakat menunjukkan komitmennya untuk turut mendukung berbagai program sekolah. Sinergi antara sekolah, orang tua, masyarakat, dan seluruh pemangku kepentingan menjadi kunci penting dalam mewujudkan pendidikan yang berkualitas. Pada akhirnya, harapan-harapan yang disampaikan masyarakat menjadi energi positif bagi SMP Xaverius 2 Bandar Lampung untuk terus berbenah, berinovasi, dan meningkatkan mutu layanan pendidikan. Dengan semangat kolaborasi dan kebersamaan, diharapkan SMP Xaverius 2 Bandar Lampung semakin mampu mencetak generasi yang unggul, berkarakter, dan siap menghadapi tantangan masa depan.

Anggota Kelompok:

  1. Yuliana Sariyanti
  2. Hendri Nugroho
  3. Laurensia Trimeta Platini
  4. Andreas Valentino

Pendidikan yang berkualitas tidak dapat diwujudkan hanya oleh sekolah semata. Diperlukan kolaborasi yang kuat antara satuan pendidikan, keluarga, dan masyarakat untuk menciptakan lingkungan belajar yang mendukung perkembangan peserta didik secara optimal. Masyarakat memiliki peran penting sebagai mitra sekolah dalam memberikan dukungan, masukan, serta berbagai sumber daya yang dapat memperkuat proses pendidikan.

SMP Xaverius 2 Bandar Lampung sebagai satuan pendidikan yang terletak di Jl. Cendana No. 31, RT 08, LK 02, menyadari bahwa masyarakat sekitar juga memiliki peran penting dalam keberhasilan pelayanan pendidikan. Keberhasilan pendidikan yang dimaksud tidak hanya diukur dari prestasi akademik, tetapi juga dari pembentukan karakter, keterampilan sosial, dan kepedulian terhadap lingkungan.

Seperti yang disampaikan oleh tiga narasumber, yakni Bapak Drs. Endang Kusniharto, M.M. selaku Ketua RT 08 LK 02, Bapak Herman, dan Bapak Soegijanto selaku pedagang di sekitar lingkungan sekolah, dalam Workshop Kolaborasi Sekolah dengan Masyarakat Sekitar untuk Pelayanan Optimal, adab lebih penting daripada ilmu. Adab yang dimaksud sejalan dengan nilai-nilai yang ditanamkan sekolah kepada murid melalui HK3P (Humanis, Cerdas, Jujur, Disiplin, dan Melayani).

Dalam workshop tersebut, narasumber menekankan bahwa salah satu bentuk konkret kolaborasi yang dilakukan adalah meningkatkan komunikasi antara satuan pendidikan dan masyarakat. Dengan demikian, masyarakat dapat mengambil bagian dalam menciptakan lingkungan yang aman, nyaman, dan kondusif bagi kegiatan belajar mengajar di sekolah. Dengan demikian, penanaman adab melalui nilai-nilai HK3P dapat terlaksana secara optimal.

Kolaborasi ini memberikan manfaat yang besar bagi satuan pendidikan maupun masyarakat sekitar. Murid memperoleh pengalaman belajar yang lebih bermakna, sekolah mendapatkan dukungan dalam meningkatkan kualitas layanan pendidikan, dan masyarakat turut berkontribusi dalam membentuk generasi muda yang unggul, transformatif, berkarakter, kolaboratif, serta mandiri.

Dengan semangat kebersamaan dan gotong royong, SMP Xaverius 2 Bandar Lampung terus memperkuat kemitraan dengan masyarakat sebagai bagian dari upaya mewujudkan pelayanan pendidikan yang optimal. Melalui sinergi yang berkelanjutan, sekolah dan masyarakat dapat bersama-sama menciptakan lingkungan pendidikan yang berkualitas, berkarakter, dan mampu menjawab tantangan masa depan.

Penulis: Kelompok 1

Pada Jumat, 12 Juni 2026, SMP Xaverius 2 Bandar Lampung mengadakan kegiatan rekreasi edukatif di Pantai Bensam bersama para murid dan guru. Kegiatan ini merupakan bentuk apresiasi dari sekolah kepada kelas-kelas terbaik dari setiap angkatan yang telah menunjukkan sikap tertib, sopan, disiplin, serta menghormati sesama selama proses pembelajaran di sekolah.

Pantai Bensam, yang merupakan singkatan dari Pantai Benteng Samudra, berlokasi di Jalan Way Ratai, Desa Batu Menyan, Kecamatan Teluk Pandan, Kabupaten Pesawaran, Lampung. Keindahan alamnya yang berpadu dengan suasana pantai yang nyaman menjadikan tempat ini sebagai destinasi yang tepat untuk kegiatan kebersamaan dan rekreasi sekolah.

Rangkaian kegiatan diawali dengan pembukaan di lingkungan sekolah sebelum seluruh peserta berangkat menuju lokasi. Setibanya di Pantai Bensam, para murid dan guru mengikuti senam bersama yang berlangsung meriah dan penuh semangat. Setelah itu, kegiatan dilanjutkan dengan dinamika kelompok yang dipandu oleh guru pendamping masing-masing. Melalui kegiatan ini, murid diajak untuk mempererat kebersamaan, membangun komunikasi yang baik, serta menumbuhkan rasa saling menghargai di antara teman sekelas.

Usai mengikuti kegiatan bersama, para peserta diberikan waktu bebas untuk menikmati berbagai fasilitas yang tersedia. Murid-murid tampak antusias berenang di tepi pantai, bermain pasir, berfoto bersama, hingga mencoba berbagai wahana yang tersedia. Suasana penuh keceriaan dan kebersamaan terlihat sepanjang kegiatan berlangsung.

Pantai Bensam menjadi pilihan yang sangat tepat untuk kegiatan bersama murid karena kondisi pantainya yang relatif aman dan ramah anak. Ombak yang tenang di kawasan teluk memungkinkan peserta menikmati aktivitas air dengan nyaman. Selain itu, tersedia pula berbagai wahana rekreasi seperti banana boat dan perahu wisata yang menambah keseruan pengalaman para peserta.

Kegiatan ini tidak hanya menjadi sarana rekreasi, tetapi juga menjadi momen berharga untuk mempererat hubungan antara murid dan guru di luar lingkungan kelas. Bagi murid kelas IX, kegiatan ini sekaligus menjadi salah satu kenangan indah menjelang perpisahan dan langkah mereka menuju jenjang pendidikan berikutnya. Melalui kegiatan apresiasi ini, SMP Xaverius 2 Bandar Lampung berharap dapat terus menumbuhkan budaya disiplin, sopan santun, serta semangat kebersamaan dalam kehidupan sekolah sehari-hari.

Penulis: Calista Felicia Celena

Perjalanan panjang selama tiga tahun di bangku Sekolah Menengah Pertama akhirnya mencapai puncaknya dalam sebuah seremoni yang penuh kehangatan. SMP Xaverius 2 Bandar Lampung secara resmi melepas murid Kelas IX Angkatan ke-54 Tahun 2026 dalam sebuah prosesi yang tidak hanya khidmat, tetapi juga sarat makna dan haru. Kegiatan yang berlangsung pada Kamis, 4 Juni 2026 pukul 17.00 WIB di halaman SMP Xaverius 2 Bandar Lampung ini mengusung tema “Beyond Graduation: Chasing Dreams, Making Memories with Xavepa Gemilang.” Tema tersebut menjadi penanda keberhasilan para murid dalam menyelesaikan satu fase penting sebelum melangkah ke jenjang pendidikan yang lebih tinggi. Acara ini dihadiri oleh 147 murid kelas IX, seluruh jajaran fungsionaris sekolah, komite sekolah, serta orang tua murid.

Rangkaian acara diawali dengan sambutan dari Bapak Fransiskus Margono, S.Pd., selaku koordinator pelaksana. Dalam sambutannya, beliau mengapresiasi perjuangan para murid kelas IX yang telah menjalani proses pembelajaran dan pembentukan karakter selama tiga tahun di SMP Xaverius 2 Bandar Lampung. Sambutan kemudian dilanjutkan oleh Ibu Anggina Sari yang mewakili orang tua murid. Beliau menyampaikan rasa terima kasih dan apresiasi kepada pihak sekolah yang telah mendampingi putra-putri mereka dalam menempuh pendidikan selama tiga tahun terakhir.

Kepala SMP Xaverius 2 Bandar Lampung, Ibu Sisilia Surasi Andriani, S.Si., M.M., dalam sambutannya menegaskan, “Kami sangat mengapresiasi setiap proses tumbuh kembang kalian, baik dalam bidang akademik maupun pembentukan karakter. Dunia di luar sana menanti dengan tantangan yang lebih besar, tetapi jangan pernah ragu. Bawalah nilai-nilai luhur dari sekolah ini, tetaplah berintegritas, dan jadikan setiap rintangan sebagai batu pijakan untuk terbang lebih tinggi meraih cita-cita kalian.”

Dalam kesempatan tersebut, Ibu Sisilia memimpin langsung prosesi pelepasan simbolis. Didampingi para wali kelas IX A hingga IX E, beliau menyematkan medali kelulusan kepada perwakilan murid sebagai simbol beralihnya status mereka menjadi alumni SMP Xaverius 2 Bandar Lampung.

“Ingatlah, kelulusan ini bukan garis akhir, melainkan peluncuran resmi menuju masa depan. Teruslah belajar, tetaplah rendah hati, dan jadilah terang yang membawa perubahan positif di mana pun kalian berada,” pesan Ibu Sisilia.

Sebagai bentuk apresiasi terhadap potensi dan prestasi murid, sekolah turut memberikan berbagai penghargaan kepada murid-murid yang telah mengharumkan nama sekolah. Wakil Kepala Sekolah Bidang Kurikulum, Bapak Timotius Hendri Nugroho, S.Kom., memimpin pembacaan nominasi dan penghargaan bidang akademik. Penghargaan Juara Paralel diraih oleh lima murid terbaik, yaitu Katarina Seline Winata, Grace Victorya Tanaka, Rafaella Kidung Widyarosta, Evelyne Audrey Abuyamin, dan Lucia Harno. Sementara itu, predikat Murid Berprestasi Akademik Tahun 2026 dianugerahkan kepada Grace Victorya Tanaka.

Pada bidang nonakademik, pembacaan nominasi dipimpin oleh Wakil Kepala Sekolah Bidang Kesiswaan, Ibu Yuliana Sariyanti, S.Pd. Penghargaan Murid Berprestasi Nonakademik Bidang Olahraga diraih oleh Gamaliel Kenzo (IX D), sedangkan penghargaan Murid Berprestasi Nonakademik Bidang Seni diberikan kepada Yakira Ohana Unesco (IX D). Selain itu, sekolah juga memberikan apresiasi khusus dalam kategori Sahabat Perpustakaan kepada Catherine (IXE).

Acara pelepasan semakin semarak dengan berbagai penampilan kreatif yang memukau hadirin. Beragam pertunjukan ditampilkan, mulai dari Tari Kiamat, solo dance, solo song, penampilan band, pemutaran video dokumenter kilas balik perjalanan setiap kelas, hingga penampilan spesial dari seluruh wali kelas IX yang menjadi kejutan bagi para murid dan orang tua.

Kesuksesan perhelatan ini tidak terlepas dari kerja keras pengurus OSIS SMP Xaverius 2 Bandar Lampung serta dukungan berbagai pihak yang turut berkontribusi sebagai sponsor, yaitu Grahita Indonesia, PT Satria Wisata Tour and Transport, Johan Photography, Toko Obat Irian 2, Sekar Group, Biznet, Cloudycam, dan Sabang Trophy.

Melalui kegiatan pelepasan ini, SMP Xaverius 2 Bandar Lampung tidak hanya merayakan kelulusan, tetapi juga mengantarkan para murid menuju babak baru kehidupan mereka. Dengan bekal pengetahuan, karakter, dan nilai-nilai yang telah ditanamkan selama menempuh pendidikan, para lulusan diharapkan mampu terus bertumbuh, berprestasi, serta menjadi pribadi yang unggul, transformatif, berkarakter, kolaboratif, dan mandiri dalam menghadapi tantangan masa depan.

Penulis: Christina Natalia Setyawati

Halaman 1 dari 39