Bandar Lampung – SMP Xaverius 2 Bandar Lampung (SMP Xavepa) terus menunjukkan komitmennya dalam melestarikan budaya daerah melalui program Kamis Beradat. Program ini menjadi dukungan sekolah atas kebijakan Pemerintah Provinsi Lampung berdasarkan Instruksi Gubernur Nomor 4 Tahun 2025 yang mewajibkan penggunaan bahasa Lampung dan batik/wastra khas Lampung setiap hari Kamis, sekaligus menjadi bagian dari upaya strategis sekolah dalam menanamkan nilai-nilai budaya Lampung kepada seluruh warga sekolah, khususnya peserta didik.
Kamis Beradat dilaksanakan secara rutin setiap hari Kamis dengan mendorong penggunaan bahasa Lampung dalam berbagai aktivitas, seperti kegiatan pembelajaran, pelayanan, serta komunikasi sehari-hari di lingkungan sekolah. Langkah ini bertujuan untuk menghidupkan kembali fungsi bahasa daerah sebagai alat komunikasi aktif, bukan sekadar materi pembelajaran formal.
Kepala SMP Xaverius 2 Bandar Lampung menyampaikan bahwa sekolah memiliki peran penting sebagai agen pelestarian budaya. “Melalui pembiasaan penggunaan bahasa Lampung, kami ingin membentuk karakter peserta didik yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki identitas budaya yang kuat,” ujarnya.
Selain penggunaan bahasa daerah, program ini juga diperkuat dengan penerapan busana batik khas Lampung bagi tenaga pendidik dan Aparatur Sipil Negara (ASN) setiap hari Kamis. Penggunaan batik daerah ini menjadi simbol kebanggaan sekaligus bentuk nyata pelestarian warisan budaya lokal.
Beberapa kegiatan dalam program Kamis Beradat di SMP Xaverius 2 Bandar Lampung telah dilaksanakan, antara lain:
-
Paradenei (puisi adat Lampung) sebagai sarana pembelajaran nilai-nilai etika dan penghormatan dalam budaya Lampung,
-
Musik tradisional cetik untuk menumbuhkan apresiasi terhadap seni musik daerah,
-
Pengenalan kain tapis sebagai warisan budaya yang sarat nilai filosofis,
-
Penanaman nilai Piil Pesenggiri sebagai dasar pembentukan karakter yang beretika dan bermartabat.
Program ini diharapkan mampu memperkuat kesadaran budaya di kalangan generasi muda serta menjadikan sekolah sebagai ruang hidup bagi praktik budaya lokal. SMP Xavepa juga menekankan pentingnya dukungan berkelanjutan dari berbagai pihak agar implementasi program ini dapat berjalan secara konsisten dan inklusif.
Melalui Kamis Beradat, SMP Xaverius 2 Bandar Lampung berupaya menghadirkan pendidikan yang tidak hanya berorientasi pada pengetahuan, tetapi juga pada pelestarian nilai-nilai kearifan lokal. Program ini menjadi langkah nyata dalam mewujudkan generasi muda Lampung yang berkarakter, berbudaya, dan siap menghadapi tantangan global tanpa kehilangan jati dirinya.
Salam Unggul Transformatif Berkarakter Kolaboratif dalam Kemandirian,
SMP Xavepa Gemilang.
