Kategori: Berita

LDK Calon Pengurus MPK dan OSIS SMP Xaverius 2 Bandar Lampung Periode 2026/2027: Berakar dari Karakter, Memimpin Melalui Aksi Nyata

Ukuran Teks:
LDK Calon Pengurus MPK dan OSIS SMP Xaverius 2 Bandar Lampung Periode 2026/2027: Berakar dari Karakter, Memimpin Melalui Aksi Nyata


SMP Xaverius 2 Bandar Lampung menyelenggarakan kegiatan pelatihan Latihan Dasar Kepemimpinan (LDK) bagi calon pengurus Majelis Perwakilan Kelas (MPK) dan Organisasi Siswa Intra Sekolah (OSIS) periode 2026/2027. Mengusung tema "Berakar dari Karakter, Memimpin Melalui Aksi Nyata", kegiatan ini berlangsung selama dua hari, yaitu pada Jumat hingga Sabtu, 11–12 September 2026, bertempat di lingkungan sekolah SMP Xaverius 2 Bandar Lampung. Pelatihan intensif ini diikuti oleh 45 peserta yang merupakan kalangan murid SMP Xaverius 2 Bandar Lampung guna membekali mereka sebelum resmi mengemban amanat kepemimpinan organisasi siswa.

Rangkaian acara diawali pada Jumat sore dalam sesi pembukaan. Dalam laporan yang disampaikan oleh Ketua Panitia Pelaksana, Maria Angelina Hutagalung, S.Pd., beliau berharap pelatihan ini dapat menempa para siswa agar tumbuh menjadi sosok pemimpin yang fleksibel dan siap menghadapi berbagai dinamika di segala situasi. Acara kemudian dibuka secara resmi oleh Kepala SMP Xaverius 2 Bandar Lampung, Sisilia Surasi Andriani, S.Si., M.M. Dalam sambutannya, Kepala Sekolah menekankan bahwa penyelenggaraan LDK ini sangat selaras dengan tema yang diusung, yakni pelatihan kepemimpinan yang berfokus mengutamakan pembentukan karakter murid agar kelak mampu memimpin melalui aksi-aksi nyata di sekolah dengan ketangguhan mental dalam karakter yang kuat.

Selama dua hari pelaksanaan, seluruh peserta mendapatkan berbagai materi pembekalan yang komprehensif dari para pemateri berpengalaman. Pada hari pertama ini, peserta diajak mendalami materi Spiritualitas Kepemimpinan dalam Nilai HK3P oleh RD. Tangkas D. Sianturi yang berfokus pada pembentukan karakter dasar pemimpin berdasarkan lima pilar utama Yayasan Xaverius, yaitu HK3P: Humanitas, Kecerdasan, Kejujuran, Kedisiplinan, dan Pelayanan.

Dalam sesi ini, RD. Tangkas D. Sianturi menegaskan bahwa nilai HK3P menjadi kompas moral dan pijakan utama bagi para siswa, bahwa seorang pemimpin harus memiliki rasa empati, belas kasih, dan mampu menghargai harkat martabat setiap rekan serta warga sekolah tanpa membeda-bedakan. Pemimpin OSIS dan MPK dituntut untuk bijaksana dalam berpikir kritis, mengambil keputusan yang tepat, serta berinovasi dalam memecahkan masalah sekolah. Jujur, berani bersikap, dan transparan dalam pengelolaan kegiatan maupun organisasi, serta bersikap terbuka dan dapat dipercaya oleh teman-teman maupun pihak sekolah. Kedisiplinan tecermin dari komitmen terhadap waktu, aturan, serta tanggung jawab atas tugas yang diemban. Menjadi pengurus MPK dan OSIS bukanlah untuk dilayani atau dicari penghormatannya, melainkan bentuk dedikasi dan kerelaan hati untuk hadir membawa manfaat serta kebaikan bagi seluruh warga sekolah.

Sesi selanjutnya adalah materi tentang Mengenal Diri: “Who Am I?” & Potensi (Gaya Kepemimpinan) bersama Andrianus Bedut, S.Pd.. Dalam materinya, Pak Bedut menyampaikan bahwa fondasi utama seorang pemimpin yang tangguh berawal dari keberanian untuk mengenali diri sendiri secara utuh, baik kelebihan, kelemahan, maupun potensi unik yang dimiliki. Beliau menegaskan bahwa tidak ada satu pun gaya kepemimpinan yang paling sempurna; setiap calon pengurus memiliki karakter bawaan yang khas, mulai dari yang bersifat direktif, demokratis, hingga suportif. Dengan mengenali jati diri dan gaya kepemimpinannya masing-masing, para calon pengurus diharapkan mampu berkomunikasi secara lebih efektif, adaptif dalam kerja tim, serta peka terhadap kebutuhan rekan-rekan mereka selama mengemban tugas organisasi

Terakhir, materi mengenai Manajemen Organisasi dan Tugas OSIS oleh T. Hendri Nugroho, S.Kom. “Hal yang pertama dilakukan oleh seorang pemimpin adalah memanajemen organisasi. Namun, sebelum itu, ia harus mampu mengatur dirinya sendiri,” ujar Pak Hendri dalam pemaparannya. Beliau menekankan bahwa kedisiplinan diri, pengelolaan waktu, dan kontrol emosi pribadi merupakan fondasi utama sebelum seorang pengurus dapat mengelola tim serta merancang program kerja organisasi.

Seluruh materi pada hari pertama ini saling melengkapi untuk membentuk fondasi kepemimpinan yang utuh, mulai dari penanaman nilai etika dan spiritualitas, pengenalan potensi serta gaya memimpin pribadi, hingga pembekalan manajerial teknis organisasi. Melalui perpaduan karakter, pemahaman diri, dan kesiapan tata kelola OSIS tersebut, 43 calon pengurus MPK dan OSIS SMP Xaverius 2 Bandar Lampung siap melanjutkan pelatihan hari kedua untuk mewujudkan kepemimpinan yang berakar kuat dan berdampak nyata.

Dalam kegiatan ini, calon pengurus untuk menyadari bahwa kepemimpinan sejati berawal dari refleksi hati, diwujudkan dalam aksi nyata, dan dievaluasi demi perbaikan diri yang berkelanjutan. Kepemimpinan di MPK dan OSIS bukan sekadar tentang memegang jabatan atau membagi tugas program kerja, melainkan tentang bagaimana seorang pemimpin mampu menghidupi nilai-nilai spiritualitas dalam setiap tindakan dan keputusannya.

Penulis: Christina Natalia Setyawati, S.Pd.

Bagikan Ke:

Kolom Tanggapan (0)

Belum ada tanggapan untuk artikel ini. Jadilah yang pertama!

Tinggalkan Tanggapan