Hari ini, Sabtu, 25 April 2026, SMP Xaverius 2 memilih tema “Optimalisasi Berbagi Praktik Baik untuk Pengembangan Diri dan Sekolah” untuk agenda rutin minggu ke-4 setiap bulan. Berbagi praktik baik menjadi salah satu langkah strategis dalam optimalisasi berbagai target satuan pendidikan dalam pengembangan secara terus-menerus. Kali ini, rujukan untuk berbagi praktik baik adalah Rekomendasi Prioritas Rapor Pendidikan Sekolah dan ada tambahan pengimbasan Workshop Strategi Pengelolaan Media Sosial Sekolah. Dari rekomendasi prioritas tersebut, semua guru mempelajari kondisi sekolah untuk bersama-sama menemukan solusi sesuai rekomendasi prioritas sebagai basis data dalam perencanaan langkah maupun program. Kegiatan ini dipandu oleh Ibu Natalia Anggun Pratiwi dan Christina Natalia Setyawati dengan berbagi ice breaking yang menarik, sehingga rangkaian kegiatan menjadi hidup dan menyenangkan.
Berbagi praktik baik yang pertama adalah pengimbasan Workshop Strategi Pengelolaan Media Sosial Sekolah, yang disampaikan oleh Bapak Vincen Simatupang. Pengimbasan ini penting agar semua guru dan tenaga kependidikan bersama-sama terus mengembangkan media sosial sekolah untuk mempermudah orang tua murid dan masyarakat dalam mendapatkan informasi terkait sekolah dengan segala dinamika pendampingan tumbuh kembang murid. Berbagi praktik baik dilanjutkan oleh Ibu Maria Angelina Hutagalung, yang membagikan inspirasinya, “Menciptakan Ruang Aman dan Nyaman” bagi murid di sekolah. Materi ini merupakan salah satu rekomendasi prioritas, sehingga sekolah terus berbenah, bersama-sama berefleksi untuk terus-menerus membekali diri, serta membuka diri terhadap hasil refleksi sebagai dasar menciptakan ruang kelas yang aman dan nyaman. Dari ruang-ruang kelas yang aman dan nyaman, sekolah akan menjadi komunitas yang aman dan nyaman untuk belajar.
Berbagi praktik baik selanjutnya disampaikan oleh Ibu Theodora Ratih Indriani tentang “Meningkatkan Kemampuan Menulis Murid” untuk meningkatkan minat baca dan literasi. Dalam praktik baik yang dibagikan dari pengalaman sebagai guru mata pelajaran Bahasa Indonesia, Ibu Ratih terus gigih dalam usaha meningkatkan kemampuan murid memahami isi buku dan menilai sebuah tulisan melalui resensi. Dengan membuat resensi, murid harus membaca dengan sungguh-sungguh. Keterampilan membaca dan menulis yang baku dan benar merupakan salah satu langkah strategis dalam peningkatan kemampuan literasi murid. Kemampuan literasi yang tinggi akan meningkatkan kompetensi murid dalam banyak hal.
Setelah ketiga sesi berbagi praktik baik, kegiatan ditutup dengan refleksi oleh Kepala SMP Xaverius 2 Bandar Lampung, Ibu Sisilia Surasi Andriani, dengan mengajak semua guru dan tenaga kependidikan untuk melangkah pada Inspirasi Kegiatan Benahi Diri, yang juga terdapat di Rapor Pendidikan Sekolah. Langkah ini penting agar sekolah dapat menentukan program yang sesuai dengan kebutuhan murid. Kegiatan ini adalah salah satu bentuk konsistensi SMP Xaverius 2 untuk terus belajar dan berjuang memberikan pelayanan yang terbaik bagi semua murid. Terus semangat bergerak untuk pengembangan diri dan sekolah.
Salam Unggul, Transformatif, Berkarakter, Kolaboratif dalam Kemandirian.
Penulis: Sisilia Surasi Andriani