Banyak generasi muda yang memiliki potensi besar dalam dunia kepenulisan. Melihat hal tersebut, para sastrawan dan pihak perpustakaan berinisiatif untuk mendukung serta mengembangkan bakat-bakat tersebut melalui sebuah kegiatan bertajuk “Kemah Sastra”. Kegiatan ini menjadi wadah berkumpulnya para sastrawan muda untuk belajar, berdiskusi, serta menciptakan karya tulis bersama para sastrawan berpengalaman.
Dari ratusan peserta yang mengikuti lomba cipta puisi dan cipta cerpen, dilakukan proses seleksi hingga terpilih 20 peserta terbaik yang berhak mengikuti Kemah Sastra. Salah satu peserta yang berhasil lolos seleksi tersebut adalah Yuvanka Prasista (kelas 8A), yang mengikuti kategori lomba cipta cerpen. Keberhasilan ini menjadi bukti bahwa generasi muda memiliki potensi besar yang dapat terus diasah dan dikembangkan.
Selama kegiatan berlangsung, para peserta tidak hanya mendapatkan pembinaan intensif, tetapi juga berkesempatan untuk berkolaborasi dan memperdalam kemampuan menulis bersama para sastrawan terkenal. Dari 20 peserta terpilih, selanjutnya akan diseleksi kembali untuk menentukan juara satu, dua, dan tiga dari setiap jenjang serta setiap jenis karya dalam tahap semifinal.
Kemah Sastra dilaksanakan selama tiga hari, yaitu pada tanggal 6 hingga 9 April 2026. Sebagai hasil akhir dari kegiatan ini, karya-karya sastra para peserta akan diterbitkan dalam dua bahasa, yaitu Bahasa Indonesia dan Bahasa Lampung. Proses penerbitan ini tentunya dilakukan dengan pendampingan para sastrawan, sehingga menghasilkan karya yang tidak hanya kreatif, tetapi juga berkualitas dan bernilai budaya.
Melalui kegiatan ini, diharapkan para peserta dapat semakin percaya diri dalam berkarya serta mampu menjadi generasi muda yang literat, kreatif, dan berkontribusi dalam dunia sastra di masa depan.
Penulis:
Yuvanka Prasista (8A)