(0 pemilihan)

SMP XAVERIUS 2 MENGIKUTI LATIHAN DASAR KEPEMIMPINAN OSIS SMP XAVERIUS LAMPUNG Pilihan

ARTIKEL LATIHAN DASAR KEPEMIMPINAN OSIS

SMP XAVERIUS LAMPUNG

 

Latihan Dasar Kepemimpinan atau sering disingkat dengan nama LDK adalah pelatihan dasar yang berkaitan dengan kepemimpinan yang menjadi salah satu program kerja dari Kesiswaan. Kegiatan LDK merupakan hal yang wajib diikuti bagi pengurus OSIS yang baru. Tujuan dilaksanakannya kegiatan ini adalah untuk membentuk kepribadian para peserta didik yang matang untuk menjadi pemimpin yang berkarakter.

SMP Xaverius Se-Lampung telah mengadakan kegiatan LDK OSIS selama 3 hari yakni pada Jumat, 17 November 2023 sampai Minggu, 19 November 2023 yang bertempat di SMP Xaverius Way Halim. Dengan mengangkat tema “Bangun Karakter Kepemimpinan Untuk Menjadi Pemimpin Yang Hebat”. Kegiatan ini diikuti oleh 11 SMP se-Lampung dengan jumlah 53 peserta. Sekolah yang terlibat yakni SMP Xaverius 1 Bandar Lampung, SMP Xaverius 2 Bandar Lampung, SMP Xaverius 3 Bandar Lampung, SMP Xaverius 4 Bandar Lampung, SMP Xaverius Gisting, SMP Xaverius Pringsewu, SMP Xaverius Kalirejo, SMP Xaverius Kota Bumi, SMP Xaverius Metro, SMP Xaverius Gunung Batin, SMP Xaverius Terbanggi Besar.  

IMG_1727.JPG

Pada saat hari pertama, pembukaan acara dihadiri oleh Ketua Yayasan, Ketua Panita, seluruh Kepala Sekolah, dan Pembina OSIS dari masing-masing unit. Acara pembukaan diawali dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya, Mars Xaverius, doa pembuka yang dibawakan oleh Pak Wawan. Setelah doa pembuka, dilanjutkan dengan sambutan dari Ketua Panitia yakni Bapak Dicky. Dalam sambutan tersebut beliau melaporkan jumlah peserta dan kegiatan apa yang akan dilakukan oleh peserta. Beliau juga berpesan semoga semua peserta dapat mengikuti acara ini dengan baik agar bisa mengambil makna dalam setiap kegiatannya. Sambutan yang kedua oleh Ketua MKKS yakni Bapak Nugroho. Dalam sambutan tersebut beliau menyampaikan kegiatan ini akan mendidik anak-anak menjadi seorang pemimpin yang hebat. Sambutan yang ketiga sekaligus pembukaan acara oleh Ketua Yayasan yakni Romo Sutrisno. Dalam sambutan tersebut, beliau berpesan agar anak-anak dapat mengikuti seluruh kegiatan dengan baik sehingga ketika selesai kegiatan ini dapat menjadi pemimpin yang berkarakter. Setelah sambutan, Romo membuka acara LDK ini secara simbolis dengan mengalungkan name tag kepada dua peserta perwakilan.

IMG_1545.JPG

Setelah acara pembukaan, peserta masuk ke dalam kelompok masing-masing yang dipandu oleh Bu Wildan dan Pak Gigih. Peserta dibagi menjadi 5 kelompok, dengan nama Humanis, Cerdas, Jujur, Disiplin, dan Pelayanan. Ketika bergabung ke dalam kelompok, peserta diberi tugas untuk memilih ketua kelompok dan membuat yel-yel kelompok. Pada acara ini, panitia juga menyiapkan yel-yel umum LDK OSIS yakni “Saya Pemimpin Sejati Yes Yes Yes Mantap”. Ketika yel-yel sudah dipresentasikan, Pak Dicky memberikan kesempatan kepada siapapun untuk menjadi Pak Lurah dan Bu Lurah. Pak Lurah dan Bu Lurah bertugas untuk mengkoordinir 51 peserta. Setelah terpilihnya Bu Lurah dan Pak Lurah, seluruh peserta diajak untuk membuat kesepakatan bersama dan menandatangani surat perjanjian.

Pada sesi satu yakni Spiritualitas Kepemimpinan dibawakan oleh RD. Andreas Sunaryo. Dalam materi tersebut, peserta diberikan penjelasan ap aitu spiritualitas serta diberikan penjelasan bahwa pemimpin bukan hanya jabatan saja melainkan sebuah pelayanan atau pekerjaan. Setelah materi pertama selesai dilanjutkan oleh ibadat sore yang dipimpin oleh Bu Hastha. Dalam ibadat tersebut, peserta diajak untuk kembali melihat cerita Yesus yang membasuh kaki para murid-Nya. Kemudian bersama-sama mendalami, bahwa seorang pemimpin sejati itu harus rela memberikan dirinya setuntas-tuntasnya. Menjadi seorang pemimpin adalah sebuah tantangan besar bagaimana ia harus keluar dari dirinya dan dari zona nyaman, berani menanggalkan ambisi, egoisme dan harus mengenakan keutamaan kerendahan hati dalam pelayanan.

IMG_1912.JPG

Ketika ibadat selesai dilanjutkan acara makan malam berproses dengan ikat ibu jari. Hal-hal yang dapat dipetik dari proses makan malam pertama adalah adanya Kerjasama satu sama lain, saling membantu, saling melengkapi dan saling berbagi satu sama lain. Setelah makan malam, kegiatan selanjutnya adalah sesi sel kepemimpinan yang dibawakan oleh Pak Nugroho. Pada materi yang kedua ini, peserta diajarkan lebih dalam lagi untuk mengetahui bagaimana caranya menjadi seorang pemimpin yang hebat. Sesi yang terakhir adalah refleksi yang dibawakan oleh Pak Wawan. Pada materi ini bertujuan untuk merefleksikan segala kegiatan yang sudah berjalan selama hari tersebut baik yang menyenangkan maupun tidak menyenangkan dan hal baik yang didapatkan pada hari tersebut.

Dilanjutkan hari kedua pada jam 05.00, dibuka dengan kegiatan titik proaktivitas tujuan dari kegiatan ini adalah untuk bertanggungjawab atas dirinya sendiri secara mandiri tanpa terpaksa, berani memulai dan tidak terpengaruh oleh orang lain disekitarnya. Setelah kegiatan titik proaktivitas, dilanjutkan dengan makan pagi bersama. Kemudian dimulai dengan sesi pertama yakni public speaking, dalam sesi ini peserta dijelaskan materi mengenai public speaking. Pada sesi ini anak diajarkan untuk berani berbicara di depan publik. Peserta masuk ke dalam kelompok masing-masing kemudian menerapkan publik speaking dalam kelompok kecil setelah itu baru kemudian mereka melakukan orasi di depan umum.IMG_2252.JPG

 

Setelah sesi publik speaking, dilanjutkan dengan snack kemudian masuk ke sesi team building. Peserta diajak untuk masuk ke dalam kelompok, setiap kelompok diberi satu proyek yakni untuk membuat menara dengan tinggi 75cm yang nantinya menara tersebut akan diuji kekokohannya. Pada sesi ini, peserta diajarkan untuk bekerjasama dalam tim, menyatukan pendapat dan menyelesaikan msalah dengan baik. Sesi selanjutnya adalah makan bersama dalam bentuk tumpeng. Pada sesi ini diajarkan untuk menghargai sebuah makanan dan mengajak untuk saling membantu satu sama lain. Setelah makan bersama dilanjutkan dengan outbound yang terdiri dari 5 pos yakni pos humanis, kecedasan, kejujuran, kedisiplinan, dan pelayanan. Dalam masing-masing pos tersebut terdiri dari beberapa permainan yakni tapak bumi, estafet bambu, penjinak bom, kaki seribu, dan speader web. Dalam outbound tersebut, peserta diajak untuk memecahkan sandi terlebih dahulu untuk menentukan ke pos berapa yang akan mereka tuju pertama kali begitupun selanjutnya. Setelah itu dilanjutkan dengan outbound kebersamaan yakni estafet spon air. Keseluruhan outbound mengajarkan anak tentang kepemimpinan, kekompakan, kecerdasan, pelayanan kepada teman sesama, dll.

IMG_2534.JPG

Setelah outbound dilanjutkan dengan kegiatan deep down, pada sesi ini anak diajak untuk merelaksasikan tubuh mereka dari segala kegiatan yang sudah dilaksanakan pada hari tersebut. Setelah deep down dilanjutkan dengan ibadat sore dan makan malam berproses. Pada sesi selanjutnya adalah manajemen konflik, pada sesi ini anak-anak diajarkan bagaimana caranya menjadi seorang pemimpin yang tidak egois yang mampu mementingkan orang lain dan bukan dirinya sendiri. Setelah itu dilanjutkan dengan rekonsiliasi atau pengendapan dengan tetes lilin. Pada sesi ini mereka diajak untuk menyesali segala kesalahan atau perbuatan yang sudah mereka buat. Sehabis pengendapan dilanjutkan dengan tidur bersama. Pada hari minggu paginya dibuka dengan kegiatan senam bersama setelah itu mandi dan cekout kemudian makan pagi bersama. Sesudah makan pagi bersama dilanjutkan dengan kumpul bersama unit masing-masing untuk menentukan rencana tindak lanjut kedepannya setelah mereka mengikuti kegiatan latihan dasar kepemimpinan ini. Ketika rencana tindak lanjut sudah selesai dilanjutkan dengan presentasi bersama, memaparkan rencana tersebut kedepan umum. Lalu acara ini dilanjutkan dengan penutupan yang akan digabungkan dengan misa bersama.

IMG_0158.JPG

Vincen Simatupang, S.Si.

Baca 100 kali Terakhir diubah pada Sabtu, 17 Februari 2024 07:12
SMP Xaverius 2 Bandar Lampung

Manusia Yang Unggul dalam Humanitas, Kecerdasan, Kajujuran, Kedisiplinan, dan Pelayanan

xav2